Batasan Donor Sperma: Solusi Eropa Cegah Sibling Tak Terduga

Outdoors188 Views
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Ties van der Meer, pria 47 tahun asal Belanda, masih belum tahu pasti berapa saudara kandung yang ia miliki. Ia lahir lewat klinik fertilitas swasta yang menggunakan sperma donor anonim. Setelah Belanda melarang praktik donasi anonim pada 2004, dokter yang mengelola klinik tersebut justru menghancurkan catatan yang bisa mengungkap identitas para donor.

Kisah Ties mencerminkan masalah yang kini sedang dibahas kelompok fertilitas Eropa. Mereka menilai jumlah donasi sperma dari satu orang perlu dibatasi agar anak-anak hasil donasi tidak memiliki ratusan saudara kandung yang tidak saling mengenal.

Teknologi pengujian DNA komersial seperti tes ancestry kini memudahkan orang menemukan kerabat genetik tanpa harus bergantung pada catatan klinik. Banyak anak donor yang tiba-tiba menemukan puluhan bahkan ratusan saudara melalui aplikasi atau situs web. Situasi ini menimbulkan pertanyaan soal kesehatan mental dan identitas keluarga.

Selain itu, regulasi antarnegara di Eropa masih berbeda-beda. Beberapa negara sudah menetapkan kuota ketat, sementara yang lain masih longgar. Perbedaan ini membuat pasien dari negara dengan aturan ketat beralih ke negara lain, sehingga batas donasi sulit diawasi secara menyeluruh.

Kelompok fertilitas Eropa merekomendasikan pendekatan yang lebih seragam, termasuk pencatatan digital yang aman dan akses terbatas bagi anak donor untuk mengetahui informasi dasar tanpa melanggar privasi donor. Langkah ini diharapkan bisa menyeimbangkan kebutuhan pasangan yang ingin punya anak dengan hak anak hasil donasi untuk memahami asal-usul genetik mereka.

Dari sisi teknologi, sistem database terpusat yang terenkripsi bisa menjadi solusi jangka panjang. Klinik dan regulator bisa memantau jumlah donasi per donor secara real-time tanpa membuka identitas secara publik. Model seperti ini sudah mulai diuji coba di beberapa negara Skandinavia.

Pada akhirnya, perdebatan ini bukan hanya soal angka, tapi juga soal bagaimana masyarakat memanfaatkan kemajuan bioteknologi dengan cara yang bertanggung jawab. Tanpa batasan yang jelas, risiko munculnya jaringan keluarga yang terlalu besar dan tidak terkendali akan terus meningkat.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %